Langsung ke konten utama

Nur Adibatul Lutfiyyah (Sebuah Tugas Evaluasi dan Pengukuran dalam Pengajaran Bahaa dan Sastra)

Tes Pidato Bahasa Arab
(Keterampilan Berbicara Siswa kelas V Madrasah Diniyah Awwaliyah Shibyanul Muslimin Jakarta Utara)
Diajukan sebagai Tugas Mata Kuliah Evaluasi dan Pengukuran dalam Pengajaran Bahaa dan Sastra
Dosen Pengampu : Prof. Dr. Endry Boeriswati, M.Pd dan Dr. Sri Harini Ekowati, M.Pd

Oleh : Nur Adibatul Lutfiyyah (7316167153)
Pendidikan Bahasa Reguler A Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Teks Pidato Bahasa Arab :
بسم الله الرحمن الرحيم، الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ،وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
أَيُهَا الحَاضِرُونَ المُحتَرَمُونَ
فِي هَذَا اْلوَقْتِ سَأُلْقِي إليْكُمْ الْمُحَاضَرَةَ تَحْتَ الْمَوْضُوعْ :  بر الوالدين 
أَيُهَا الحَاضِرُونَ المُحتَرَمُون
مَا هُوَ بِرُ الوَالِدَين؟
بِر الوَالِدَينِ هُوَ الإِحْسَان إِلَيْهِمَا، وَطَاعَتهمَا، وَفعل الخَيْرَاتِ لَهُمَا، وَقَدْ جَعَلَ اللهُ لِلوَالِديْن مَنْزِلَةٌ عَظِيمَةٌ لا تعدلها مَنْزِلَة، فجَعَل برهُمَا والإِحْسَانُ إِلَيْهِمَا فَرْضٌ عَظِيمٌ ، فَقَالَ تَعَالَى: {وقَضى رَبُّكَ ألا تَعْبُدُوا إِلا إِيَاهُ وَبِالوَالِدَينِ إِحْسَانًا} وقال تعالى: {وَاعبُدُوا اللهَ وَلا تُشْرِكُوا بِه شَيْئًًا وَبِالوَالِدَينِ إِحْسَانًا
أيُهَا الحَاضِرُون المُحْتَرَمُون
 إِعْلَم أَّن بِرَّ الوَالدين لَه فَضْلٌ عَظِيْم، وَأَجْرٌ كَبيرٌ عِندَ اللهِ -سُبحَانَه-، فَقَد جَعَل اللهُ بِرَ الوَالِدَين مِنْ أَعْظَمِ الأَعمَالِ وَأَحَبها إِلَيْهِ، فَقَد سئلَ النَبِي صَلىَ اللهُ عَلَيهِ وَسَلم: أَي العَمَل أحَب إِلَى اللهِ؟ قَالَ: (الصَلاَةُ عَلَى وَقتِهَا قَالَ: ثُمَّ أَي؟ قَالَ: ثُمَّ بِر الوَالِدَينِ قَالَ: ثُم أَي؟ قاَلَ: الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ
هَيَّا بِنَا نَنظُرُ إِلَى طَاعَةِ إِسمَاعِيلُ -عليه السلام- كَانَ غُلامًا صَغِيرًا، يحُبّ وَالِدَيْهِ وَيطِيعهُمَا وَيبرُهُمَا. وَفِي يَومٍ مِن الأَيَّامِ جَاءَهُ أَبُوهُ إِبْرَاهِيمُ -عليه السلام- وَطلَبَ مِنهُ طَلبًا عَجِيبًا وَصَعبًا؛ حَيثُ قاَلَ لَه: {يا بُنَيّ إِنِي أَرَى فِي المَنَامِ أَنِي أَذبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى   فَردَ عَلَيهِ إِسمَاعِيلُ فِي ثقةِ المُؤمِنُ بِرَحمَةِ اللهِ، وَالراضِي بِقَضَائِه: {قَالَ يا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصَابِرِيْنَ
أَيُهَا الحَاضِرُون المُحتَرَمُون
فَالمُسلِم الصَالِح يبرُ وَالِدَيه فِي حَيَاتِهِمَا، وَيبرُهُمَا بَعْدَ مَوتِهِما؛ بِأَنْ يَدْعُوَ لَهُمَا بِالرَحمَةِ وَالمَغفِرَةِ، وَينَفِّذَ عَهدهُمَا، وَيُكرِمَ أَصدِقَاءَهُما
وَحَثَّ اللهُ كلَّ مُسلِمٍ عَلَى الإِكثَارِ مِن الدُعَاء لِوَالِدَيهِ فِي معظِمِ الأَوقَاتِ، فَقَالَ رَبَنَا اغفِر لِي وَلِوَالِدَي وَلِلمُؤمِنِينَ يَومَ يَقُومُ الحِسَاب .وَقَالَ:رَبِّ اغفِر لِي وَلِوَاِلدَي وَلِمَن دَخَلَ بَيتِي مُؤمنًا وَلِلمُؤمِنِينَ وَالمُؤمِنَات
إِكْتَفَيْتُ كَلاَمِيْ فِي هَذِه الساعة وَإِنْ وَجَدْتُمْ مِنِّي خَطَأً فَهُوَ مِنْ نَفْسِيْ وَإِنْ وَجَدْتُمْ مِنِّي صَوَابًا فَهُوَ مِنَ اللهِ، أَخِيْرًا أَقُوْلُ لَكُم
 وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُم...

Rubrik Penilaian Keterampilan Berbicara Pidato Bahasa Arab
No
Nama
Aspek Penilaian
Jumlah Skor
Lafal dan intonasi
Penguasaan Materi
Mimik/Gerak/Ekspresi
Adab/Kesopanan






































































No
Aspek yang dinilai
Skor
Keterangan skor:
1
Lafal dan intonasi
25
5
Sangat buruk
2
Penguasaan Materi
25
10
Buruk
3
Mimik/Gerak/Ekspresi
25
15
Cukup
4
Adab/Kesopanan
25
20
Baik
Jumlah skor maksimal
100
25
Baik sekali



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ontologi, Metafisika, Asumsi, Peluang

BAB I PENDAHULUAN 1.                   Latar Belakang Pembahasan mengenai ontologi berarti membahas kebenaran suatu fakta, untuk mendapatkan kebenaran itu, ontologi memerlukan proses bagaimana realitas tersebut dapat diakui kebenarannya, sedangkan proses tersebut memerlukan dasar pola berfikir, dan pola berfikir didasarkan pada bagaimana ilmu pengetahuan digunakan sebagai dasar pembahasan realitas. Adapun beberapa cakupan ontologi adalah Metafisika, Asumsi, Peluang, beberapa asumsi dalam ilmu, dan batasan-batasan penjelajah ilmu. Membahas ilmu pengetahuan, sangat erat kaitannya dengan metafisika. Metafisika merupakan sebuah ilmu, yakni suatu pencarian dengan daya intelek yang bersifat sistematis atas data pengalaman yang ada. Metafisiska sebagai ilmu yang mempunyai objeknya tersendiri, hal inilah yang membedakannya dari pendekatan rasional yang lain. Setiap manusia yang baru dilahirkan ...

Nurul Azizah (SISTEM REDUPLIKASI BAHASA KOMERING)

SISTEM REDUPLIKASI BAHASA KOMERING Nurul Azizah Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun No.1 Jakarta Timur Azizah.nurul278@yahoo.com Abstrak Bahasa Komering merupakan salah satu bahasa daerah di Sumatera Selatan.Bahasa ini dipergunakan dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat yang mendiami daerah Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah ciri-ciri, bentuk dari segi gramatikal, fungsi dan segi makna dalam sistem reduplikasi bahasa Komering. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara terperinci tentang ciri-ciri, bentuk dari segi gramatikal, fungsi dan segi makna dalam sistem reduplikasi bahasa Komering. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di desa Jaga Raga kecamatan Ogan Komering Ulu Selatan maka sistem reduplikasi bahasa Komering memiliki banyak kesamaan dengan sistem reduplikasi bahasa Indonesia, perbedaanya hanya terjadi pada perubahan fonem. Bentuk reduplikasi bahasa Komering mempunyai...

Cakupan Linguistik Dengan Pendekatan Struktural dan Fungsional

BAB I PENDAHULUAN A.        Dasar Pemikiran Kalau kita mendengar kata linguistik, biasanya yang terlintas di benak kita adalah kata bahasa, dan memang benar linguistik seperti yang dikatakan oleh Martinet (1987:19) [1] , telaah ilmiah mengenai bahasa manusia. Bahasa adalah objek utama yang dibahas  pada kajian linguistik. Bahasa sebagai objek kajian linguistik bisa kita bandingkan dengan peristiwa-peristiwa alam yang menjadi objek kajian ilmu fisika; atau dengan berbagai penyakit dan cara pengobatannya yang menjadi objek kajian ilmu kedokteran; atau dengan gejala-gejala sosial dalam masyarakat yang menjadai objek kajian sosiologi. Perbandingan ini akan dibahas juga pada pembahasan selanjutnya. Meskipun dalam dunia keilmuan ternyata yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya bukan hanya linguistik, tetapi linguistik tetap merupakan ilmu yang memperlakukan bahasa sebagai bahasa, sedangkan ilmu lain tidak demikian. Kata linguistik (yang...